kisah ini dimulai saat aku masih kelas 2 SMA, biar kalian tau saja aku anak ke dua dari dua saudara. dan umurku waktu itu masih 17 tahun. aku akan memakai nama samaran bukan untuk tidak ingin diketahui identitasku namun aku nggak mau orang yang aku tulis dalam cerita ini tau bahwa aku masih mengingatnya. so aku akan lanjut iya !
Waktu itu sekitar pukul 3 siang anak SMP pulang sekolah dan ini yang paling aku tunggu-tunggu, oh iya aku belum kasih tau namaku iya, panggil saja aku Reza.
Sepupuku namanya nadia, dia bersekolah disalah satu sekolah dikota jogja, waktu itu masih SMP. wajarlah anak SMP banyak teman disekolahnya, iya walaupun mereka sering punya geng yang berbeda-beda. Dan aku tau geng mereka karna aku punya perasaan disalah satu anggota geng mereka. Akan kusebutkan anggota geng mereka satu-satu karna mereka punya geng beranggotakan sekitar 7 oranglah. aku lupa, tapi kisaran itulah. aku nggak mau merincikan tentang mereka semua namun bakalan aku sebutin namanya aja iya.
Pertama nadia(sepupuku), ica, bella, intan, dini(target), sukma, dan ikha. semua itu adalah satu geng sepupuku. aku rasa cukup buat kalian mengerti tujuanku. oke lanjut !
PERTEMUAN PERTAMA
Setelah pulang sekolah geng sepupuku ini pulang kerumah sepupuku. asal kalian tau iya sepupuku punya kios atau warung begitulah, biasa disana tempat aku dan teman-temanku suka ngkrong, maklum warung keluarga gitu.
Aku masih ingat waktu itu hari sabtu, aku dipanggil sepupuku untuk berkenalan dengan anggota gengnya.
Aku : iyaa! apa?
Nadia : Sini.
Aku menghampiri mereka.
Aku : Apa?
Nadia : Kenalian ini teman-teman aku.
Aku : Oh. gengnya kamu. sambil senyum.
hei sapaku. aku Reza.
bella : aku bella.
ica : aku ica.
dini : aku dini.
ikha : aku ikha.
intan : aku intan.
sukma : aku sukma.
Aku. : Aku kekios dulu iyaa. salam kenal semua.
Dari perkenalan itulah aku suka sama salah satu anggota geng sepupuku. aku menyukai semua hal tentang dia, rambut, mata, semua yang ada pada dia. entah apa yang kurasakan saat itu. aku ingin kembali padanya dan bicara banyak hal tentangnya. namun apalah kekuatan seorang anak SMA yang hanya berani melihat saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar